Topan Jebi Hantam Jepang, 9 Tewas
BintangBola - Korban tewas akibat topan Jebi bertambah menjadi sembilan orang, sementara ratusan lainnya terluka. Topan Jebi telah menerjang Jepang sejak Selasa (4/9) pagi. Angin badai Jebi yang menghantam jepang berkecepatan 45-216 kilometer per jam.
Media lokal Jepang mengatakan lima orang diantara korban tewas berasal dari prefektur Osaka. Sementara korban luka, sebagian besar akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang tersapu angin.
Tiupan angin kencang itu pun ikut melumpuhkan jalur perhubungan seperti pelabuhan dan bandara. Sedikitnya 800 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan di Bandara Nagoya dan Bandara Osaka.
Media lokal Jepang mengatakan lima orang diantara korban tewas berasal dari prefektur Osaka. Sementara korban luka, sebagian besar akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang tersapu angin.
Tiupan angin kencang itu pun ikut melumpuhkan jalur perhubungan seperti pelabuhan dan bandara. Sedikitnya 800 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan di Bandara Nagoya dan Bandara Osaka.
Angin kencang juga dilaporkan membuat sebuah truk terbalik dan kapal tanker seberat 2,5 ton terdampar di wilayah Osaka Bay. Sebuah jembatan layang menjadi satu-satunya akses menuju Bandara Internasional Kansai rusak.
Akibatnya, jalur menuju bandara tersebut terputus. Sebanyak 3.000 orang terjebak di fasilitas tersebut, seperti disebutkan pejabat Kementerian Perhubungan Transportasi Jepang kepada AFP.
Sebagian jalur penerbangan dan basement Bandara Kansai pun dilaporkan tergenang air akibat hujan lebat yang terus mengguyur wilayah itu sepanjang hari. Belum diketahui kapan Bandara Kansai akan beroperasi kembali. Bandara ini menampung sedikitnya 400 penerbangan perhari.
"Saya tidak pernah menyangka tingkat kerusakan akibat topan akan seburuk ini."
Melansir dari halaman Agen Bola, Topan Jepi tercatat menjadi badai terkuat yang pernah melanda Jepang sejak 25 tahun. Badai terburuk terakhir yang melanda Jepang terjadi pada 1993 lalu.
Badan cuaca dan klimatologi Jepang telah memperingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di dua wilayah barat dan timur negara itu.
Masyarakat setempat juga sudah diminta agar waspada terhadap gelombang tinggi, banjir dan tanah longsor yang disebabkan karena topan.
Perdana Menteri Shinzo Abe telah
memerintahkan seluruh warga untuk melakukan evakuasi, terutama di
daerah-daerah jalur topan Jebi bergerak.
Perintah evakuasi telah dikeluarkan di berbagai wilayah seperti Osaka, Kyoto, nara, dan Wakayama.
"Saya mendesak warga Jepang untuk mengambil langkah melindungi diri Anda sendiri, termasuk mengantisipasi badai dan evakuasi lebih awal," kata Abe.
Sejauh ini, sebanyak 1,9 juta warga telah diperintahkan untuk dievakuasi. Badai juga ikut memutus aliran listrik bagi setidaknya 2,3 juta rumah tangga, bisnis, dan sekolah.
Perintah evakuasi telah dikeluarkan di berbagai wilayah seperti Osaka, Kyoto, nara, dan Wakayama.
"Saya mendesak warga Jepang untuk mengambil langkah melindungi diri Anda sendiri, termasuk mengantisipasi badai dan evakuasi lebih awal," kata Abe.
Sejauh ini, sebanyak 1,9 juta warga telah diperintahkan untuk dievakuasi. Badai juga ikut memutus aliran listrik bagi setidaknya 2,3 juta rumah tangga, bisnis, dan sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar